Tampilkan postingan dengan label mikrokontroler. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mikrokontroler. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Juni 2010

Antarmuka RTC ds1307 dan ATMEGA16

IC DS1307 adalah salah satu IC RTC (realtime clock) yang saya ketahui. Karena saya punya satu dirumah, (iseng -iseng dari pada nganggur) saya gabung sama rangkaian atmega16 maka jadilah rangkaian RTC. Berikut bentuk fisik IC RTC DS1307
















Waktu digunakan IC rtc ini perlu menggunakan 2 macam tegangan yaitu 3V dan 5v. IC ini juga ditambah dengan komponen 2 lain seperti berikut:
  • crystal 32.768kHz
  • battery 3V
  • Resistor 1K
berikut rangkaian RTC DS1307 (Modul RTC)


















kemudian rangkaian diatas digabung sama minimum sistem + LCD 16*2. Komunikasi antara rangkaian RTC dengan mikrokontroler AVR adalah melalui jalur I2C yaitu SDA dan SCL.

















Kemudian di mikronya di donlot pake program bascom AVR berikut


sementara ini sistem hanya bisa menampilkan waktu dengan mulai pewaktuan seperti pada program, untuk bisa mengeset waktunya mungkin posting selanjutnya hehehe :), maklum baru belajar. mohon koreksi kalo ada yang salah.

wasalam





Rabu, 09 Juni 2010

Rangkaian serial downloader

tadinya sih mainan mikro pake downloader lpt (maklum pake komp jadul) trus pas ganti komputer dah gak ada port serialnya, akhirnya coba cari cari di mbah google, dapet deh ni rangkaian.
setelah sekian lama, akhirnya ane dapet juga rangkaiannya serial downloader dari elektronics-diy.com. langsung aja kang cekidot












jadinya kaya gini












































trus softwarenya pake yang ponyprog tapi setingangan I/O port setupnya pake yang serial
caranya pilih setup===> interface setup===> pilih serial




















dah gitu langsung aja load file *.hex nya langsung klik write program memory flash, semua jdi beres........

thx to electronics-diy.com

wasalam



Sabtu, 05 Juni 2010

Mengenal mikrokontroler PIC 16F84


mikrokontroler seri PIC
16F84 adalah seri yang paling banyak digunakan karena kesederhanaannya dan ketersediaannya di pasar indonesia.walaupun cukup sederhana PIC 16F84 sudah cukup handal untuk diterapkan. Kesederhanaannya akan membantu kita lebih mudah untuk menguasaianya. Baik dari segi arsitektur maupun cara memprogramnya. Meski kapasitas memorinya kecil, hanya 1k, mikrokontroler PIC 16F84 dapat diprogram menggunakan bahasa C, yang tidk banyak melibatkan operasi store ke memori. oleh karena itu, dengan memori yang tidak besarpun kita dapat mengisiprogram yang cukup besar.

Fitur
Walaupun lebih sederhana dibandingkan dengan seri lainya di PIC tetapi mikrokontroler PIC 16F84 ini memiliki fitur-fitur yang tidak dimiliki oleh mikrokontroler keluaran Atmel atau Paralax.
Mikrokontroler PIC 16F84 ini memiliki fitur:
  1. Hanya memerlukan 35 set instruksi
  2. Data berukuran 8 bit
  3. Memiliki flash memory sebesar 1024 x 14yang dapat digunakan untuk memprogram (1000 kali baca tulis)
  4. Memiliki 68 x 8 SRAM
  5. 15 Special Function Register
  6. Memiliki EEPROM sebesar 64x8
  7. Delapan tingkat stack perangkat keras
  8. memiliki 4 interup
  9. memiliki 13 buah i/o yaitu 5 portA dan 8 portB
  10. Watchdog Timer (WDT) dengan internal osilator
  11. mode sleep
  12. memiliki dimensi kecil (18 pin)
Hardware
Mikrokontroler PIC 16F84 memiliki kemasan cukup sederhana hanya 18 pin dalam kemasan DIP (Dual In Line Pin)
















Keterangan:

1. VDD
Power supply
2. VSS
Ground
3. OSC1/CLKIN
Pin input clock (pin koneksi ke crystal atau resonator)
4. OSC2/CLKOUT
Pin output clock (pin koneksi ke crystal atau resonator)
5. MCLR
Master clear atau Vpp program atau reset aktif rendah (low)
6. Ra0-RA3
Port I/O A bit 0-3
7. RA4/TOCK1
Port I/O A bit ke 4 atau input untuk timer
8. RB0/INT
Port I/O B bit ke 0 atau pin interupsi eksternal
9. RB1-RB7
Port I/O B bit 1-7

salam damai

Rabu, 02 Juni 2010

mengenal interupsi dalam AVR

Interupsi kalo diartikan secara langsung berarti menyela, memecah atau memotong tetapi dalam mas alah ini yang dimaksud interupsi adalah suatu kondisi dimana eksekusi program utama dihentikan sejenak untuk melakukan interupsi, setelah program interupsi selesai dilakukan maka program utama yang terpotong tadi dilanjutkan
























seperti ilustrasi diatas jika dalam suatu mikrokontroler terjadi interupsi maka mau tidak mau program utama akan dihentikan dan program dalam interupsi akan dieksekusi terlebih dahulu.
Dalam mikrokontroler AVR yang berjenis kelamin ATMega 16 mempunyai 21 macam sumber interupsi yaitu:

No

Alamat

Sumber

Keterangan

1

0x000

Reset

Pin eksternal, reset power-on, reset brown-out dan reset watchdog

2

0x001

INT0

Interupsi eksternal 0

3

0x002

INT1

Interupsi eksternal 1

4

0x003

Timer2 COMP

Timer/Counter 2 compare match

5

0x004

Timer2 OVF

Timer/Counter 2 overflow

6

0x005

Timer1 CAPT

Timer/Counter 1 Capture event

7

0x006

Timer1 COMPA

Timer/Counter 1 compare match A

8

0x007

Timer1 COMPB

Timer/Counter 1 compare match B

9

0x008

Timer1 OVF

Timer/Counter 1 overflow

10

0x009

Timer0 OVF

Timer/Counter 0 overflow

11

0x00A

SPI, STC

Serial Transfer Complete

12

0x00B

USART, RXC

USART, Rx Complete

13

0x00C

USART, UDRE

USART Data Register Empty

14

0x00D

USART, TXC

USART, Tx Complete

15

0x00E

ADC

ADC Convertion Complete

16

0x00F

EE_RDY

EEPROM Ready

17

0x010

ANA_COMP

Analog Komparator

18

0x011

TWI

Two Wire Interface

19

0x012

INT2

Interupsi eksternal 2

20

0x013

Timer0 COMP

Timer/Counter 0 Compare Match

21

0x014

SPM_RDY

Store Program Memory Ready


menurut saya sendiri interups dibagi menjadi 2 macam yaitu interupsi eksternal dan interupsi internal. Interupsi eksternal meliputi interupsi eksternal 0, 1 dan 2.
























Untuk memicu interupsi ekstenal bisa digunakan sebuah push button atau lainya. Setahu saya, dalam kondisi default interupsi eksternal ini akan aktif jika diberi logika 0, tetapi pemicu atau penyebab terjadinya interupsi ini dapat diubah dengan cara menyeting register MCUCR ( MCU Register Control ) untuk lebih jelasnya, tunggu postingan selanjutnya.

salam damai

Selasa, 01 Juni 2010

Mengenal jenis jenis downloader

Downloader adalah suatu rangkaian elektronik (hardware) yang berfungsi untuk mengirim, menulis, mendownload program dari komputer ke mikrokontroler, biasanya ada 5 buah pin yang digunakan untuk memasukkan program kedalam mikrokontroler yaitu; mosi, miso, sck, reset dan gnd. Selama ini yang saya ketahui ada tiga macam jenis downloader yaitu:

1. Paralel
Downloader jenis ini mungkin sudah mulai punah karena downloader ini membutuhkan port paralel (LPT) sebagai jalur komunikasinya. Bagi yang pengen tahu rangkaiannya klik disini

2. Serial
Downloder jenis ini juga sudah mulai jarang digunakan dan hanya digunakan oleh segelintir orang saja ,termasuk saya hehe :). Downloader ini membutuhkan port serial (com) sebagai jalur komunikasinya.Pengen tahu cara buatnya klik disini

3. Usb
Ini dia downloader jenis terbaru yang banyak dipakai oleh para penggemar uC. Downloader ini dibuat dengan menggunakan uC yang diisi dengan sebuah firmware. Kelebihan dari downloader ini yaitu proses menulisnya lebih cepat dan dapat dipake di laptop.