Rabu, 02 Juni 2010

Interupsi ekternal pada ATMega 16

Pada ATMEGA16 terdapat 3 pin yang dapat digunakan untuk interupsi eksternal, yaitu INT0, INT1 dan INT2. Interupsi eksternal dapat dibangkitkan apabila terdapat perubahan logika atau logika 0 pada pin interupsi. Pengaturan kondisi keadaan yang menyebabkan terjadinya interupsi eksternal diatur oleh register MCUCR ( MCU Control Register )



Bit penyusunnya akan dijelaskan sebagai berikut.

  1. Bit ISC11 dan ISC10 bersama-sama menentukan kondisi yang dapat menyebabkan interupsi eksternal pada pin INT1.

ISC11

ISC10

Deskripsi

0

0

Logika 0 pada pin INT1 menyebabkan interupsi

0

1

Perubahan logika pada pin INT1 menyebabkan interupsi

1

0

Perubahan Kondisi 1 ke 0 pada pin INT1 menyebabkan Interupsi

1

1

Perubahan kondisi 0 ke 1 pada pin INT1 menyebabkan interupsi

  1. Bit ISC01 dan ISC00 bersama-sama menentukan kondisi yang dapat menyebabkan interupsi eksternal pada pin INT0.

ISC01

ISC00

Deskripsi

0

0

Logika 0 pada pin INT0 menyebabkan interupsi

0

1

Perubahan logika pada pin INT0 menyebabkan interupsi

1

0

Perubahan Kondisi 1 ke 0 pada pin INT0 menyebabkan Interupsi

1

1

Perubahan kondisi 0 ke 1 pada pin INT0 menyebabkan interupsi

Pemilihan pengaktifan interupsi eksternal diatur oleh register GICR (General Interrupt Control Register) yang terlihat seperti gambar ini



Bit penyusunnya dapat dijelaskan sebagai berikut:

  1. Bit INT1 adalah bit untuk mengaktifkan interupsi eksternal 1. Apabila bit tersebut diberi logika 1 dan bit-I pada SREG (Status Register) juga satu maka interupsi eksternal 1 akan aktif.

  2. Bit INT0 adalah bit untuk mengaktifkan interupsi eksternal 0. Apabila bit tersebut diberi logika 1 dan bit-I pada SREG (Status Register) juga satu maka interupsi eksternal 1 akan aktif.

  3. Bit INT2 adalah bit untuk mengaktifkan interupsi eksternal 2. Apabila bit tersebut diberi logika 1 dan bit-I pada SREG (Status Register) juga satu maka interupsi eksternal 1 akan aktif

salam damai


Tidak ada komentar:

Posting Komentar